Sunday, March 29, 2009

MultiSeat : Overview (Part 1)

Akhirnya jadi juga saya menyempatkan diri untuk menulis tentang Multiseat. Itu pun karena udah banyak yg request. Sebelumnya topik ini telah saya angkat pada saat presentasi akhir Diklat Pranata Muda IT pada bulan Desember 2008 silam. Nah, apa itu Multiseat?
Multiseat adalah konfigurasi dimana satu komputer yang mampu melayani banyak pengguna dalam waktu yang bersamaan. Konfigurasi ini termasuk satu monitor, keyboard, dan mouse untuk setiap penggunanya.


Multiseat juga dikenal dengan istilah Multi-station, Multiterminal, dan Multihead. Multiseat menawarkan solusi murah dan efisien dalam berkomputasi secara bersama-sama (multi-user).

Konfigurasi Multiseat memberikan keuntungan antara lain :
  1. Hemat biaya pengadaan komputer (cost-effective)
  2. Hemat biaya pemeliharaan komputer (maintenance-effective)
  3. Hemat konsumsi listrik (less power consumptions)
  4. Hemat pemakaian ruangan (lowered space requirements)
  5. Mengurangi polusi suara (noise) dan hawa panas
  6. Memaksimalkan penggunaan komputer sesuai dengan spesifikasi-nya
  7. Mengurangi kerumitan pengaturan kabel jaringan (LAN)
  8. Mendukung Program Hemat Energi dari pemerintah

Konfigurasi Multiseat ini sangat cocok dipergunakan untuk keperluan-keperluan yang tidak bersifat CPU-intensive sebagai berikut :
  1. Lembaga pendidikan (sekolah, kursus, diklat, universitas, laboratorium komputer)
  2. Penyewaan komputer (rental komputer), Warung Internet atau Internet Café, serta Game Station.
  3. Pada kios-kios publik seperti pameran atau perpustakaan.
  4. Pada terminal payment, seperti teller bank, kasir, kasir minimarket.
  5. Pada perkantoran yang memiliki space ruangan yang terbatas

Topologi standar untuk perkantoran tipikal SOHO biasanya seperti ini :

Seperti yang bisa dilihat pada gambar diatas, tiap bagian / jabatan memiliki satu unit komputer, walaupun pada faktanya beban kerja terbesar lebih kepada komputer Server. Sedangkan pada bagian Frontline sebenarnya tidak begitu memerlukan komputer dengan segenap fiturnya. Yang mereka perlukan hanyalah sebuah dump terminal untuk mengakses aplikasi bisnisnya (eg. Point of Sale) sebagai entry point, dan unit printer untuk mencetak struk pelunasan / pembayaran kasir.

Jika kita menerapkan konfigurasi Multiseat pada topologi hardware diatas, maka untuk satu unit kantor tersebut bisa kita kurangi 2 unit CPU-nya serta 1 unit Hub/Switch, tanpa mengganggu performance dan kelancaran operasional. Sehingga skema-nya menjadi sebagai berikut :

No comments:

Post a Comment

Leave your comments with attitude please. This blog does DOFOLLOW :-)