Sunday, July 24, 2011

Mengubah Logon Screen di Windows 7

Bosan dengan logon screen default di Windows 7? Anda bisa mengubah logon screen Windows 7 anda sesuka hati dengan gambar apapun dengan freeware Logon Screen (http://www.danielnetsoftware.com/en-US/)

Logon Screen for Windows 7

Aplikasi ini bisa berjalan dengan baik di Windows 7 32bit & 64bit. Type file yang disupport : BMP, JPEG, GIF, PNG, dan TIFF. Pemakaiannya cukup mudah, setelah instalasi, jalankan Logon Screen, browse gambar yang ingin ditampilkan lalu klik tombol Apply. Simpel kan?

Tertarik?. Silakan download programnya disini.

CopySpot : Transfer file antar komputer dengan mudah

CopySpot
Dalam pekerjaan saya sehari - hari, saya mengoperasikan dua komputer di kantor, yaitu notebook ThinkPad saya (Win7 64bit) dan PC Dell Optiflex 360 (WinXP 32bit), yang terhubung dalam jaringan LAN.

Terkadang, ada hambatan di saat saya perlu memindahkan satu file di notebook ke PC, dan sebaliknya. Okay, tentu saja bisa melalui file sharing (LAN) di Windows, tapi dengan pressure kerja yang tinggi saya perlu yang lebih praktis! Membuka direktori di satu folder lalu membukanya lagi di komputer tujuan merupakan aktivitas yang membosankan, apalagi jika data di harddisk sudah begitu crowded. Saya sudah memakai Dropbox, tapi masih ada delay sekitar 5-8 detik dalam sinkronisasi file.

Akhirnya saya menemukan aplikasi kecil bernama CopySpot (http://www.orangesoftware.net/CopySpot/index.html) yang tepat dengan kebutuhan saya. Install aplikasi ini pada kedua komputer yang terhubung dengan jaringan LAN / Peer-to-peer, lalu jalankan aplikasi.
Akan muncul icon anjing berwarna kuning. Untuk melakukan transfer file, cukup drag file ke icon anjing tsb. Dalam waktu 1-2 detik file tsb sudah berada di komputer tujuan (di direktori C:\Users\[nama account]\CopySpot). Mudah kan?

Seharusnya CopySpot akan langsung mengenali dua komputer yang menjalankan CopySpot (Automatically find another computer running CopySpot). Tapi yang saya alami CopySpot tidak bisa langsung mengenal satu sama lain didalam jaringan kantor saya. Jika anda mengalami hal yang sama, anda harus memasukkan IP address anda secara manual di bagian Manual LAN Setup.
 
CopySpot setting
CopySpot juga bisa dipergunakan untuk transfer file ke server FTP. Cukup masukkan konfigurasi server FTP anda seperti IP, Target folder, username dan password.

Tertarik, silakan download dan install CopySpot dari link ini.

Review Altec Lansing BXR 1221 Speaker System

Akhirnya saya harus mengganti speaker aktif saya (merk lokal DK) karena remotenya rusak :-(
Setelah mencari beberapa review di internet dan toko, saya memutuskan untuk membeli speaker system 2.1 merk Altec Lansing BXR 1221.
Altec Lansing BXR 1221

Dan berikut reviewnya :

A. Spesifikasi :
Two 2” full-range drivers
4” down-firing woofer
Sound Pressure Level (SPL): 84 dB
Total Continuous Power: 9 Watts RMS
Each Speaker: 2 Watts per Channel @4 ohms @ 10% THD @ 180 Hz – 18 kHz
Subwoofer: 5 Watts @ 4 ohms @ 10 % THD @ 50 – 180 Hz Single Channel Loaded
System Response: 50 Hz – 18 kHz (-10 dB)
Signal to Noise Ratio @ 1 kHz input:>74 dB

B. Kualitas Suara :
Secara keseluruhan kualitas suara yang dikeluarkan oleh speaker cukup jernih dengan dentuman bass yang mantap. Dua speaker satellite mengeluarkan treble yang jernih, penuh tapi tidak bergemuruh (sempat saya bandingkan dengan Logitech Z103 pada saat membelinya di Kenari Mas, walaupun dari sisi power speaker ini kalah jauh dengan Logitech Z103, tapi semburan suara dari BXR1221 lebih bisa dicerna ketimbang Z103 yang terlalu 'bergemuruh' dan treble-nya kedengaran 'cempreng').
Untuk dentuman bass, diakui agak lemah jika dimainkan pada volume rendah. Tapi jika volume diset sekitar > 50% speaker ini bisa menyajikan dentuman bass yang 'bulat', bersih, dan tidak lari.
Cocok dengan kebutuhan saya, untuk dimainkan di ruangan 3x3 meter, dengan volume sedang, dengan lagu-lagu dari Van Halen, Smasihing Pumpkins, Metallica, Life of Agony, Katy Perry, Kasabian, Pixie Lott, Iron Maiden dan juga enak buat lagu-lagu pop macam Kerispatih atau Maliq & d'Essentials.

C. Penampilan :
Tampilan fisik dari speaker ini cukup elegan , kokoh dan menarik. Terdiri dari 2 satellite berbentuk tabung, dan 1 sub-woofer dengan warna hitam dof. Cocok banget buat disandingkan dengan ThinkPad saya :-).
Fitur yang ada pada speaker sangat minim, hanya ada switch on/off dan scroll volume di speaker kanan. Tapi memang itu yang saya cari, mengingat speaker saya terdahulu memakai remote. Ketika remote-nya rusak maka akan sangat sulit untuk mengatur volumenya.

D. Kesimpulan :
Speaker ini cocok buat anda yang menginginkan speaker 2.1 dengan kualitas suara yang jernih dan bass yang mantap. Enak buat mendengarkan musik rock, pop, nonton film, dan game didalam ruangan 3x3 meter.
Tapi buat anda penikmat musik serius, atau yang menempatkan dentuman / power bass diatas segalanya, mungkin speaker ini kurang bisa memuaskan anda.

Friday, July 22, 2011

MySQL : SQL Error (1010) : Error Dropping database

Pada saat saya melakukan migrasi database MySQL di kantor, dimana saya harus melakukan dropping beberapa database, muncul pesan error seperti ini :

SQL Error (1010) : Error Dropping database (can't rmdir)

Hal ini cukup aneh, karena hanya terjadi pada satu database (untuk database lainnya, proses dropping berjalan lancar).

Setelah ditelusuri ke server  (database ini terletak di server RedHat), saya menuju ke path dimana database MySQL tersebut berada secara fisik. Tepatnya berada di /var/lib/mysql/[nama_database].

Ternyata disitu ditemui sebuah file dump sql bernama max_jabatan.sql. Entah siapa yang meletakkan file dump disana, tapi ternyata adanya file 'asing' di direktori database tersebutlah yang membuat proses dropping database gagal.

Hapus file asing pada direktori database


Solusinya? mudah saja. Hapus saja file tersebut. Lalu coba drop database kembali. Pasti berhasil.
Semoga artikel ini berguna bagi anda yang menemui SQL Error (1010) pada MySQL. Pada intinya jika anda menemui error tersebut, bisa dipastikan ada file 'asing' yang berada pada direktori database tersebut. Silakan cari dan hapus file yang seharusnya tidak berada disitu.

Thursday, July 21, 2011

Konfigurasi Pidgin untuk chat dengan account Nokia Ovi

 Pada posting sebelumnya saya telah membahas bagaimana memakai account Google Apps untuk chat di Pidgin.
Bagi anda yang memiliki handphone Nokia, tentunya sudah memiliki account di Ovi (www.ovi.com). Sekarang kita akan mencoba memakai account Nokia Ovi untuk chat di Pidgin.

Langkah-langkahnya :
  • Install Pidgin, silakan download di website resminya.
  • Jalankan Pidgin, pilih menu Accounts > Manage Accounts
  • Tekan tombol Add
  • Pada tab Basic, masukkan parameter berikut ini :
Protocol : XMPP
Username : [isi dengan nama username Nokia Ovi anda minus domain]
Domain : ovi.com
Resource : Home
Password : [masukkan password email anda di Ovi]
Basic setting Ovi di Pidgin


Selanjutnya pilih tab Advanced, lalu masukkan parameter berikut (selain itu default saja):
Connection Security : Use old-style SSL
Connect Port : 5223
Connect Server : chat.ovi.com
Advanced Setting

Ok silakan simpan, lalu aktifkan Ovi chat anda! Tunggu beberapa saat akan muncul konfirmasi SSL Certificate Verification seperti ini :


Pilih Accept. Selesai, selamat ber-chat ria dengan Ovi Chat !

Wednesday, July 20, 2011

DOSBox : menjalankan aplikasi DOS 16-bit pada Windows 7 64-bit

Saya memiliki notebook dengan OS Windows 7 Ultimate Edition 64-bit. Secara keseluruhan saya tidak menemui masalah dalam menginstall aplikasi baik aplikasi 32-bit maupun 64-bit di notebook saya.

Tapi masalah muncul ketika saya ingin menjalankan aplikasi 16-bit (dibuat dengan Clipper). Ternyata Windows 7 saya tidak bisa menjalankan aplikasi DOS tersebut. Kenapa? Jawabannya ada disini, silakan dibaca :-)


aplikasi DOS 16-bit tidak bisa dijalankan di Win 7

Jika pada OS Linux saya biasa memakai emulator DOS bernama Dosemu (www.dosemu.org). maka di untuk Windows 7 kita bisa memakai emulator DOS dari DOSBox (www.dosbox.com). Sebenarnya emulator ini (begitu juga Dosemu) diperuntukkan untuk memainkan game-game jadul, tapi bisa kita manfaatkan untuk menjalankan aplikasi 16-bit lainnya.

Berikut step-by-stepnya :

  • Download DOSBox dari link ini (tenang aja gratis kok). Pilih yang Win32 installer. Install dengan settingan standar.
  • Jalankan DOSBox
  • Akan muncul windows dengan background hitam ala MS-DOS :

Pada awalnya, hanya ada drive Z: di DOSBox. Untuk bisa mengakses drive di komputer anda, maka kita harus melakukan mounting drive secara manual, dengan syntax :
mount [nama drive] [nama drive+path yang akan dimounting]

Misalnya kita ingin mounting drive D: di komputer kita menjadi drive D: di DOSBox, maka yang harus kita ketikkan adalah :
mount d d:\

atau misalnya kita ingin memounting folder C:\Aplikasi ke drive F di DOSBox, maka yang harus dituliskan begini :
mount f c:\aplikasi

Bisa dipahami kan? Selanjutnya untuk menjalankan aplikasi 16-bit, kita cukup menuju path dimana aplikasi itu berada, lalu cukup panggil (ketik) nama program.

Aplikasi 16-bit berjalan di DOSBox


DOSBox Tips :
  • Segala perintah command-line di DOSBox identik dengan MS-DOS. Jika anda masih newbie dalam command-line MS-DOS, anda bisa mulai mempelajarinya di  List of MS-DOS Commands.
  • Jika pada saat mengetik di layar DOSBox, dan keyboard anda 'seolah-olah' lengket sehingga suatu huruf muncul berulang kali, maka anda bisa melakukan Reset KeyMapper dengan mengakses menu Start > All Program > DOSBox-0.74 > Options > Reset KeyMapper.

  • Perintah mount diatas bersifat tidak permanen. Anda harus mengulangnya setiap kali anda menutup dan membuka DOSBox. Jika anda ingin membuat beberapa perintah menjadi permanen dan otomatis dilakukan pada saat DOSBox dijalankan, maka berikut saya berikan caranya :
    • Pilih menu Start > All Programs > DOSBox-0.74 > Options > DOSBox-0.74 Options.
    • Notepad akan membuka file dosbox-0.74.conf
    • Scroll ke baris terakhir, anda akan menemui section [autoexec]
    • Masukkan DOS Command Line yang ingin anda otomatisasikan di bawah section tersebut
    • Simpan. Coba jalankan DOSBox kembali
dosbox-0.74.conf
Semoga artikel ini berguna.

Konfigurasi Pidgin untuk chat dengan account Google Apps

Saya pengguna setia Pidgin karena dengan Pidgin selain ringan, saya juga bisa online dengan beberapa account chat sekaligus seperti Yahoo!, Google, Facebook, Ovi dan banyak lagi.

Jika anda memiliki domain sendiri dan telah mengintegrasikan domain anda dengan Google Apps, dan ingin mengaktifkan chat di Pidgin, berikut saya berikan cara settingnya di Pidgin.

Langkah-langkahnya :
    • Install Pidgin, silakan download di website resminya.
    • Jalankan Pidgin, pilih menu Acoounts > Manage Accounts
    • Tekan tombol Add
    • Pada tab Basic, masukkan parameter berikut ini :


    Protocol : XMPP
    Username : [isi dengan nama username Google Apps anda minus domain]
    Domain : [masukkan nama domain anda misalnya : jagung.com]
    Resource : Home
    Password : [masukkan password email anda di Google Apps]


    Selanjutnya pilih tab Advanced, lalu masukkan talk.google.com pada field Connect Server, yang lainnya dibiarkan default aja.


    Selesai !Tekan tombol Add lalu Close. Chat dengan Google Apps akan segera aktif di Pidgin! have fun :-)

    Monday, July 11, 2011

    Pokki : Facebook, Twitter & Gmail Apps pada desktop Windows

    Pengen punya desktop apps untuk Facebook, Gmail dan Twitter di taskbar Windows anda? Coba install aplikasi Pokki. Setelah terinstall anda akan mendapati ikon jaringan sosial tersebut di taskbar anda beserta notifikasi jika ada email baru, atau comment dari teman anda di Facebook serta jika ada tweet baru di akun Twitter anda. Keren kan ?

    Berikut tampilan Gmail di Pokki :
     


    Berikut tampilan Facebook di Pokki :

    Berikut tampilan Twitter di Pokki :


    Selain Gmail, Facebook dan Twitter, Kita juga bisa menambahkan gadget-gadget lain (walaupun masih terbatas) seperti eBay, Headlines, dsb.


    Trus bagaimana dengan performanya?. Hmm lumayan memakan resource, terutama jika dipakai berbarengan dengan beberapa aplikasi ‘berat’ apalagi jika anda memakai netbook.
    Berikut snapshot dari Task Manager saya : 

    Tertarik memakai Pokki?, silakan download disini